Karya: Nofi Hege
Aku mencintaimu tanpa batas.
Seluas apa pun samudera, tidak akan bisa menyaingi luasnya cintaku padamu.
Orang berkata, "Laut itu indah, lembah itu teduh, awan itu damai, dan angin itu sejuk".
Tapi aku berkata, "Wajahmu lebih indah, senyummu lebih sejuk, pelukanmu lebih damai, dan suaramu lebih teduh".
Masih teringat jelas, ketika raut wajahmu berubah memerah saat melihatku melakukan kesalahan.
Masih terdengar jelas setiap kata marah ketika kulalai
Masih kuat di ingatanku setiap kata, menjadi kalimat penguatan ketika aku lemah.
Katamu, “Kamu anak hebat, kamu anak kuat, tidak pantas jika kamu bersedih, dan pasrah pada keadaan apalagi ingin berhenti melangkah”.
Katamu, “Ayah tidak menginginkanmu menjadi wonder woman, tapi ayah ingin kamu jadi anak tangguh di tengah riuhnya dunia”.
Katamu, “Ayah tidak selamanya bersamamu, tapi ketika ayah tiada harapan ayah akan selalu bersamamu, melekat dihatimu”.
Katamu lagi, "Jadilah baik nak, jadilah tangguh, jadilah bahagia, jadilah terang untuk semua orang, dan jadikan kamu amanah yang bisa ayah pertanggungjawabkan di surganya Tuhan..."
Ayah mencintaimu, selalu, dan selamanya...!
Baca Juga:
Tentang Penulis
Andreas Neke, S.Ag., B.Th.
Pendidik dan penulis asal Flores, Nusa Tenggara Timur.
→ Lihat Profil PenulisMenyukai tulisan tentang makna hidup dan pergulatan manusia?
Temukan gagasan lebih mendalam dalam buku Remaja dan Pergumulan Jati Dirinya.
Lihat Buku →